Yogyakarta memang wilayah yang sangat kaya akan destinasi wisatanya. Beribu-ribu wisatawan baik lokal dan mancanegara setiap tahun berkunjung ke tempat-tempat wisata di kota pelajar ini. Tak heran, mengingat destinasi wisata di Yogyakarta yang lumayan lengkap. Seperti wisata gunung, museum, pantai, kuliner, hutan, goa, air terjun dan bangunan bersejarah. Salah satu wisata bangunan bersejarah di Yogyakarta adalah Candi Ijo Jogja.

Candi yang bercorak agama Hindu ini berada di daerah dataran tinggi. Ini cukup unik mengingat banyak candi yang tak banyak berlokasi di dataran tinggi. Nama Candi Ijo juga terbilang khas dan Jawa banget, lho.  Nama Ijo ini bukan karena warna candinya yang hijau. Namun, nama ini merujuk kepada lokasi di mana candi peninggalan Kerajaan Medang tersebut berada. Apa saja sih keunikan dari Candi Ijo? Lanjutkan bacanya, ya.

Pesona Sunset Di Candi Ijo Jogja

Sunset memang selalu memiliki daya tarik tersendiri bagi kebanyakan orang. Apalagi bagi mereka yang hobi fotografi, tentu pemandangan alam ini tak bisa dilewatkan begitu saja. Di Candi Ijo, pengunjung akan disuguhi pemandangan indah pesona sunset yang terasa begitu sempurna. Pasalnya, letak candi Ijo yang berada di dataran tingi Pegunungan Batur Agung membuatnya menjadi tempat yang pas untuk memandang momen tenggelamnya sang surya.

Candi Ijo Jogja

Cukup menarik, bukan? Keadaan ini sangat pas pula bagi pengunjung untuk mengabadikan momen dalam foto. Anda bisa membuat Candi Ijo Jogja beserta sunsetnya sebagai latar belakang foto siluet yang pastinya cukup indah.

Lokasi dan Rute Menuju Candi Ijo

Candi yang dibangun kira-kira abad ke-10 sampai ke-11 ini berada di desa Sambirejo, Prambanan, Kabupaten Sleman yang masuk ke dalam wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Satu lagi, lokasinya pun tak begitu jauh dari pusat Kota Yogyakarta lho. Hanya sekitar 28 km saja ke arah timur.

Candi Ijo Jogja

Ada dua pilihan yang bisa Anda gunakan untuk menempuh perjalanan menuju ke Candi Ijo Jogja. Yaitu, menggunakan kendaraan pribadi ataup kendaraan umum. Rute menuju ke Candi Ijo yang dibangun pada masa Mataram berkuasa ini cukup mudah. Dari jantung kota Jogja, langsung saja menuju ke arah Solo melewati jalan Raya Jogja.

Lanjutkan perjalanan sampai di pertigaan Candi Prambanan. Dari sana, Anda langsung belok kanan hingga pasar Prambanan. Nah, tinggal lurus saja melewati rel perlintasan kereta api dan kemudian ikuti petunjuk arah ke Candi Ratu Boko. Setelah sampai di Candi Ratu Boko, ikuti arah menuju ke Candi Ijo yang jaraknya dari sana hanya berkisar 4 km saja.

Bila Anda ingin menggunakan transportasi umum seperti TransJogja, langsung saja menuju ke koridor 1A atau 1B untuk tujuan ke Candi Prambanan. Dari Candi Prambanan, Anda bisa melanjutkan perjalanan lagi menggunakan jasa transportasi online yang sedang marak atau pun bisa memilih menggunakan jasa taksi.

Harga Tiket Masuk dan Fasilitas di Candi Ijo

Biaya tiket masuk ke Candi Ijo sangat murah. Aslinya, pengunjung tak dikenakan biaya seperpun untuk berwisata di Candi Ijo Jogja dengan keindahan alamnya yang menawan. Namun, hanya dikenakan biaya parkir kendaraan saja. Untuk tranportasi roda dua, cukup membayar Rp2.000, sedangkan roda empat Rp5.000 saja.

Jam operasional Candi Ijo mulai pukul 07.00-18.00 WIB setiap hari tanpa pernah tutup. Fasilitas yang ada di Candi Ijo cukup memadai dan lengkap. Ada toilet umum, tempat parkir, rest area dan toko oleh-oleh. Selain itu, ada juga warung makan bagi Anda yang ingin mengisi tenaga atau karena kelaparan setelah berwisata berkeliling Candi Ijo.

Itulah ulasan singkat tentang wisata sejarah Candi Ijo Jogja. Ada berita bagus bagi Anda yang ingin berwisata ke Candi Ijo dan sekitarnya. Berlibur ke tempat wisata apalagi menuju ke daerah dataran tinggi membutuhkan kendaraan yang prima. Kami menawarkan jasa rental motor di Jogja Rental Motor. Kami memberikan pelayanan dan jaminan kendaraan roda dua yang terjamin. Tak ada salahnya menyewa motor demi perjalanan lancar dan tak ada halangan apa pun. Selamat berlibur.