Masih seputar daerah Gunungkidul, Yogyakarta. Daerah satu ini memang memiliki pesonanya sendiri yang tidak akan tampak tanpa disibak. Sebuah karya agung dititipkan di tanah Gunungkidul. Banyak yang menyebutnya sebagai tempat untuk melihat cahaya surga. Tempat itu bernama Gua Jomblang. Penasaran dengan wisata Gua Jomblang Yogyakarta yang kabarnya memberikan cahaya surga? Simak ulasan berikut!

Berkenalan dengan Gua Jomblang, Curahan “Cahaya Surga”

Gua-Jomblang-yogyakarta

Lokasi Gua Jomblang Yogyakarta berada di kawasan pegunungan karst, Gunungkidul. Mulut gua berbentuk vertikal dan bertipe collapse doline. Jarak antara bibir gua dengan dasar gua bervariasi, ada yang paling dalam, dengan jarak sekitar 80 m.

Keindahan gua ini membawa Amazing Race Amerika menjadikannya sebagai tempat pengambilan gambar di tahun 2011. Terbentuknya gua akibat proses geologi runtuhnya tanah dan vegetasinya ke dasar bumi pada ribuan tahun lalu. Reruntuhan membentuk sumuran dengan luas sekitar 50 meter persegi. Orang Jawa menyebut sumuran dengan istilah luweng. Jadi gua ini sering disebut dengan nama Luweng Jomblang.

Di balik keindahannya, rupanya ada kisah kelam dari gua ini. Sekitar tahun ‘70-’80-an, gua ini digunakan sebagai tempat pembunuhan berjamaah anggota PKI. Ada cerita lain tentang hilangnya penjelajah di gua tersebut. Dan di tahun ’90-an, masyarakat setempat mengadakan doa bersama. Sejak saat itu, cerita maupun kejadian hilangnya penjelajah di gua sudah tidak ada lagi.

Di Gua Jomblang Ada Hujan Cahaya

Gua-Jomblang-yogyakarta

Anda yang belum terbiasa mungkin akan terasa kelelahan dengan jalur yang harus dilalui untuk mencapai dasar gua. Belum lagi ditambah bayangan mistis gua. Namun begitu masuk ke dalam gua, semua perasaaan yang tidak enak itu akan sirna oleh keindahan wisata Gua Jomblang Yogyakarta.

Di dasar gua akan ditemukan berbagai tumbuhan yang tumbuh subur. Hutan dengan vegetasi yang jauh berbeda dengan kondisi di atas permukaan ini dikenal dengan sebutan hutan purba. Ada juga sebuah bilik yang terbentuk secara alami yang dapat digunakan untuk rehat sejenak.

Puncak keindahan ada pada ujung lorong yang sebenarnya merupakan dasar dari Gua Grubug. Saat terbaik untuk sampai di sana adalah pukul pukul 12:00 – 13.00 WIB. Sebab pada saat itulah hujan cahaya terjadi. Cahaya matahari menerobos masuk tepat pada lorong gelap gua.

Selain itu, terdapat aliran air dari Kalisuci di sisi utara dari stalagmit tersebut. Namun aliran ini dapat dilalui pada musim kemarau saja, sebab pada musim penghujan bisa menjadi sangat berbahaya.

Berbagai keseruan yang Bisa Dilakukan di Gua Jomblang

Satu-satunya cara menuju Gua Jomblang adalah dengan single rope technique (SRT) yang cukup menguji adrenalin dan tentu tidak terlupakan. Biasanya sebelum dimulai ada kursus kilat SRT. Tetapi jika ada banyak pengunjung dan semua masih awam melakukan caving, maka akan dipilih teknik hauling.

Diameter mulut Gua Jomblang 50 meter dan kedalamannya 80 meter. Untuk pemula, paling sering digunakan jalur VIP yang terbagi menjadi 2 tipe, 15 meter pertama berupa slope yang bisa ditapak dengan kaki, 20 meter selanjutnya dilalui dengan lintasan tali. Jika ingin bertemu dengan cahaya surga, maka pengunjung harus menyusuri lorong sepanjang 300 meter menuju dasar Gua Grubug. Memang melelahkan, tapi begitu bertemu cahaya surga, semua lelah itu lunas terbayar.

Hal yang tidak kalah pentingnya, hampir setiap sisi dari gua sangat menarik untuk diabadikan. Terlebih momen saat Anda berdiri tepat di bawah cahaya surga. Jadi untuk Anda yang sangat menyukai bergaya di depan kamera, tentu ini menjadi kabar baik, bukan?

Lokasi dan Rute yang Dilalui

Lokasi Gua Jomblang berada di Jetis Wetan, Semanu, Gunungkidul. Sekitar 10 km dari Wonosari.

Anda dapat menggunakan angkutan umum. Rutenya,  dari terminal Giwangan naik bus jurusan Jogja-Wonosari. Begitu sampai Kecamatan Semanu, Anda bisa mampir rumah Kadus Jetis Wetan untuk menitipkan barang sekaligus mambawa barang yang dibawa ke gua, lalu berjalan lagi sejauh 3 km sampai bibir gua.

Harga Tiket dan Fasilitas

Sebenarnya tidak ada tiket khusus untuk masuk Gua Jomblang. Anda hanya perlu kamu lakukan meminta izin kepada Kepala Dukuh. Namun jika Anda tidak memiliki peralatan untuk caving, Anda bisa menyewa operator dengan tarif berkisar Rp450.000,00 – Rp1.000.000,00 per orang. Fasilitas yang didapat berupa peralatan lengkap untuk caving, makan siang, asuransi, serta pemandu yang sudah handal.

Nah jika Anda malas untuk mencari angkutan umum ke terminal, dan ingin perjalanan lebih cepat, terlebih baru pertama kali menuju wisata Gua Jomblang Yogyakarta, maka Anda bisa memanfaatkan jasa rental motor jogja di Jogjarentalmotor.com. Dengan menghubungi nomor WA 082266606664, tim siap mengantar motor ke penginapan Anda di kawasan Kota Yogyakarta. Mudah kan?