Wisata alam Gunung Api Purba Nglanggeran Yogyakarta merupakan kawasan gunung api yang pernah aktif jutaan tahun lalu. Kini, gunung berupa bongkahan batu andesit sepanjang 800 meter dengan tinggi 300 meter ini dijadikan destinasi wisata yang mulai populer. Anda juga dapat menikmati keindahan di puncak bukit ketika malam hari.

Gunung Api Purba Nglanggeran sekilas tampak sama dengan Geopark Ciletuh, di Sukabumi, Jawa Barat. Selain gunung api, di kawasan ini juga terdapat telaga yang dikenal dengan nama Embungan Nglanggeran.

Tracking Gunung Api Purba Nglanggeran Yogyakarta

Jika ingin merasakan suasana berpetualang yang sesungguhnya, dapat melakukan trackking tanpa pemandu di Gunung Api Purba Nglanggeran Yogyakarta. Anda dapat beristirahat sejenak di pendopo Joglo sebelum memulai trackking. Sebelum masuk, Anda perlu membayar tiket masuk ke tempat wisata Rp15.000 per orang.

Di dekat titik permulaan pendakian sudah tersedia peta jalur pendakian yang dapat dijadikan petunjuk sehingga Anda tidak perlu takut tersesat.

Trackking ke puncak Gunung Api Purba Nglanggeran Yogyakarta, perlu waktu 60 menit sampai 90 menit. Untuk menyaksikan matahari terbit, Anda disarankan datang ketika musim kemarau karena pada musim hujan atau ketika cuaca mendung, matahari akan terhalang kabut dan awan.

Gunung Api Purba Nglanggeran Yogyakarta

Sebelum melakukan trackking ke gunung Nglanggeran, Anda harus memakai alas kaki yang nyaman untuk berjalan kaki. Pakailah krim tabir surya untuk melindungi kulit dari sinar matahari. Waktu terbaik untuk datang ke Nglanggeran adalah ketika fajar atau sebelum matahari tenggelam. Bawa air minum dan makanan ringan secukupnya untuk memberikan energi selama perjalanan mendaki.

Jalur mendaki berupa jalan setapak sempit yang sudah dicor dengan semen oleh pengelola kawasan wisata ini. Anda akan sampai di puncak Gunung Gede setelah 30 menit melakukan perjalanan. Bagi pengunjung yang berbadan besar atau membawa ransel akan cukup kesulitan mencapai puncak. Pasalnya jalan menuju ke puncak hanya selebar kira-kira 50 cm saja.

Dari puncak terlihat gugusan awan dan hamparan sawah yang terlihat indah. Puas menikmati pemandangan dan berfoto, Anda dapat melanjutkan perjalanan ke puncak selanjutnya yaitu puncak Gunung Wayang, Gunung Lima Jari, dan Gunung Kelir. Keindahan dari puncak semakin sempurna ketika matahari terbit atau tenggelam.

Sejarah dan Mitos Unik di Nglanggeran

Gunung purba ini diperkirakan terbentuk sekitar 60 juta tahun yang lalu. Sejak tahun 1999 Gunung Nglanggeran dibuka sebagai tempat wisata. Mulai tahun 2008, pengelolaannya diambil alih oleh Badan Pengelola Desa Nglanggeran. Mereka kemudian membangun infrastruktur untuk menunjang kegiatan wisata di tempat ini. Pada tahun 2015 mulai dibangun beberapa homestay di Desa Wisata Nglanggeran. Kini telah ada sekitar 80 rumah singgah yang dapat menampung hingga 280 pengunjung.

Nglanggeran memiliki sebuah mitos yang unik. mempunyai Ada kepercayaan bahwa Dusun Tlogo di Desa Nglanggeran hanya boleh ditempati oleh 7 kepala keluarga. Jika melanggar tradisi ini, mereka percaya akan terjadi hal buruk di dusun tersebut. Dampaknya populasi warga di desa ini tidak bertambah.

Desa Wisata Nglanggeran pernah memperoleh penghargaan ASEAN Community Based Tourism (CBT) Award 2017 dan menjadi desa wisata terbaik di Indonesia. Penghargaan ini diperoleh karena partisipasi aktif masyarakat yang terlibat langsung dalam mengelola aset dan potensi daerah mereka. Nglanggeran kini telah diakui dunia internasional melalui UNESCO sebagai bagian dari Geosite Gunung Sewu.

Lokasi dan Rute ke Nglanggeran

Gunung Api Purba Nglanggeran Yogyakarta ini terletak di Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Jarak dari pusat kota Yogyakarta sekitar 25 km, dapat ditempuh sekitar 45 menit berkendara. Jalan yang dilalui sudah berupa aspal mulus sehingga mudah dilewati kendaraan roda dua hingga bus pariwisata.

Lokasi Desa Wisata Nglanggeran tidak dijangkau oleh kendaraan umum, sehingga Anda harus mengendarai kendaraan sendiri. Rute yang dapat dilewati yaitu dari Yogyakarta menuju ke arah Bukit Bintang, kemudian ke Desa Ngoro-oro, selanjutnya Nglanggeran. Bisa juga mengambil rute dari Wonosari ke Sambipitu, melalui Dusun Bobung lalu ke Desa Nglanggeran.

Anda dapat menyewa kendaraan untuk memudahkan perjalanan menuju ke Gunung Api Purba Nglanggeran Yogyakarta. Gunakan layanan sewa dengan harga bersahabat yang kami tawarkan di Jogja Rental Motor untuk kepuasan liburan Anda.