Secara de facto, Indonesia memang merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945 melalui peristiwa pembacaan teks proklamasi oleh Bung Karno. Namun hal tersebut tidak serta merta membuat Belanda hengkang begitu saja dari bumi pertiwi. Pascakemerdekaan, Belanda masih terus saja melancarkan serangan demi serangan untuk kembali menguasai Indonesia. Serangan dari Belanda itu mendapat perlawanan keras dari rakyat. Salah satu bentuk perlawanan itu ada pada peristiwa Serangan Umum 1 Maret yang terjadi di Yogyakarta. Peristiwa tersebut diabadikan di sebuah monumen bernama Monumen Serangan Umum 1 Maret. Berikut ulasan mengenai Monumen Serangan Umum 1 Maret Yogyakarta.

Mengenal Monumen Serangan Umum 1 Maret

Monumen Serangan Umum 1 Maret Yogyakarta diresmikan oleh Sultan HB IX pada tahun 1973. Sesuai dengan namanya, monumen ini dibuat untuk memperingati serangan umum yang terjadi pada tanggal 1 Maret 1949.

monumen-Serangan-umum-1-maret

Treatikal Reka ulang SO 1 Maret

Pada saat itu Tentara Nasional Indonesia merebut kota Yogyakarta dari tangan Belanda yang berlangsung selama enam jam. Dimulai pada pukul enam pagi, dan berhasil. Meski TNI hanya berhasil menduduki kota Yogyakarta yang saat itu menjadi ibu kota Indonesia selama 6 jam, namun hal itu membuka mata dunia bahwa kekuatan TNI tidak dapat dipandang remeh.

Di waktu-waktu tertentu, seperti hari besar nasional, monumen ini sering digunakan sebagai tempat menyelenggarakan acara peringatan hari besar tersebut.

Apa Yang Ada di Monumen Serangan Umum 1 Maret Yogyakarta?

Monumen Serangan Umum 1 Maret Yogyakarta berada di tengah kota Yogyakarta. Di dalam monumen terdapat koleksi yang menjadi catatan perjuangan rakyat dalam mempertahankan kemerdekaan, khususnya kota Yogyakarta dari tangan para penjajah.

Sebenarnya monumen bukan merupakan tempat wisata, dan masih berada satu kompleks dengan Museum Benteng Vredeburg. Sehingga ketika berkunjung ke Monumen Serangan Umum 1 Maret, Anda juga bisa sekaligus berkunjung ke Museum Benteng Vredeburg. Sekali dayung dua tiga pulau terlampaui deh!

Di Sini Bisa Melakukan Apa Saja Ya?

monumen-SO-1-maret

Jika Anda datang pada hari biasa, maksudnya bukan pada hari peringatan, monumen ini tutup untuk umum sehingga kemungkinan Anda hanya dapat melihat dari luar. Namun jika Anda datang pada hari tertentu, biasanya diadakan acara, seperti konser musik, pertunjukan seni dan budaya di tempat ini.

Tapi Anda tidak perlu bersedih, sebab letak monumen ini strategis dengan tempat wisata lainnya. Anda bisa ke Keraton Yogyakarta, Taman Pintar, atau berbelanja di Pasar Beringharjo. Semua tempat tersebut dapat ditempuh hanya selama 15 menit dengan berjalan kaki dari monumen.

Di depan monumen ini juga terdapat rumah dengan bentuk limas yang sekarang sudah beralihfungsi sebagai museum. Pada masa Serangan Umum 1 Maret dulu, rumah tersebut dijadikan tempat operasional Radio AURI untuk menyiarkan berita terkait serangan umum. Tepat di halaman rumah dibangun monumen stasiun Radio PHB AURI – PC – 2 pada tahun 1984 yang juga diresmikan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX.

Lokasi dan Rute yang Dapat Ditempuh

Monumen Serangan Umum 1 Maret Yogyakarta berlokasi di Jalan Malioboro Km. 0 Yogyakarta. Untuk menuju lokasi, dari Malioboro ambil arah selatan hingga menemukan perempatan Kantor Pos Besar. Monumen terletak di ujung perempetan nol kilometer tersebut.

Adapun kendaraan yang bisa digunakan menuju monumen ini, antara lain bus transjogja jalur 1A, 1B, 2A, 2B, dan 3A bisa turun di halte Ahmad Yani atau halte Senopati.

Bisa juga dengan bus kota jalur 4, 9, 11, 12, 15, 18 dan turun di titik nol. Atau menggunakan becak, taksi, andhong, kendaraan pribadi roda dua ataupun roda empat. Tempat parkir bisa di dekat Benteng Vredeburg.

Harga Tiket dan Fasilitas yang Didapat

Jika Anda ingin melihat monumen ini dari dekat, memang tidak ada harga tiket masuk yang dibayarkan. Fasilitasnya antara lain area untuk pejalan kaki yang luas, bangku untuk tempat duduk di luar pasar monumen, dan dekat dengan malioboro dan Kraton Yogyakarta.

Karena merupakan ruang publik, bagi Anda yang ingin berkunjung sebaiknya pada saat hari-hari tertentu, ketika diadakan acara-acara hiburan atau pentas seni. Demikian ulasan mengenai wisata Monumen Serangan Umum 1 Maret Yogyakarta. Bila Anda hendak ke sana namun tidak memiliki kendaraan, Anda bisa klik Jogja Rental Motor. See you!