Tentara Nasional Indonesia atau yang lebih mudah disebut TNI merupakan garda terdepan dalam pertahanan stabilitas dan keamanan nasional. Ada tiga jenis TNI berdasarkan teritori yang dijaganya masing-masing, yakni TNI AD (Angkatan Darat), TNI AL (Angkatan Laut), dan TNI AU (Angkatan Udara). Tetapi kali ini kita hanya akan membahas mengenai TNI AU. Di Yogyakarta terdapat sebuah museum yang bercerita tentang sejarah TNI AU tanah air. Penasaran dengan museum itu? Kita simak yuk ulasan tentang Museum Dirgantara Mandala Yogyakarta berikut.

Lebih Dekat Dengan Museum Dirgantara Mandala Yogyakarta

Gagasan awal pendirian museum ini adalah adanya upaya untuk pelestarian dan pendokumentasian, baik segala kegiatan maupun peristiwa di lingkungan TNI AU yang bermarkas di kompleks Pangkalan Udara Adi Sutjipto, Maguwo. Sebelumnya museum ini didirikan di Jakarta, yang diresmikan langsung oleh Panglima Angkatan Udara Laksamana Roesmin Noerjadin. Kemudian pada tanggal 29 Juli 1978 museum dipindahkan ke Yogyakarta.

Museum Dirgantara Mandala ini berdiri di atas tanah seluas 8.2 Ha. Sedangkan luas bangunan seluruhnya mencapai 8.765 m2. Telah dilakukan beberapa kali renovasi terhadap gedung museum ini, dan terus dilakukan penyempurnaan dalam rangka meningkatkan kelayakan gedung yang digunakan sebagai museum.

Beragam Koleksi di Museum Dirgantara Mandala?

Museum-Dirgantara-Mandala-Yogyakarta

Bisa dikatakan Museum Dirgantara Mandala Yogyakarta merupakan museum dirgantara terlengkap di Indonesia. Di sini terdapat 42 koleksi pesawat, baik pesawat tempur maupun pesawat sipil. Beberapa pesawat itu, antara lain pesawat terbang WEL-1-RI- X yang merupakan pesawat bermesin tunggal dan menjadi pesawat mesin pertama rakitan anak bangsa pada tahun 1948. Pesawat Bomber Tu-16 buatan Rusia yang digunakan dalam pertempuran di Papua. Dan replika pesawat C-47 Dakota VT-CLA yang pernah kecelakaan di Bantul.

Selain itu, ada juga foto-foto dan torso para pejuang perintis TNI AU, seperti Marsekal Muda TNI Anumerta Agustinus Adisutjipto, Marsekal Muda TNI Anumerta Adi Sumarmo, Marsekal Muda TNI Anumerta Abdul Halim Perdanakusuma, dan masih banyak yang lain.

Bukan hanya foto, ada juga tanda kehormatan, pakaian dinas, senjata tajam, senjata api, radar, roket, buku, parasut, hingga diorama. Satu dari sekian diorama yang menarik adalah diorama Satelit Palapa dan pesawat Challenger yang mengorbitkannya ke luar angkasa.

Sekarang ada tambahan koleksi baru lagi di Museum Dirgantara Mandala, yakni pesawat Hawk MK-53 buatan Inggris, sehingga koleksi bertambah menjadi 43 pesawat.

Berbagai Keseruan yang Bisa Dilakukan

Museum-Dirgantara-Mandala-Yogyakarta

Ada banyak keseruan yang bisa dilakukan di tempat Museum Dirgantara Mandala Yogyakarta. Anda bisa belajar sejarah kedirgantaraan Indonesia melalui berbagai koleksi yang dimiliki oleh museum.

Anda juga bisa berpose ala penerbang. Lengkap menggunakan kostum sampai helmnya. Yang paling seru tentunya menerbangkan simulator pesawat P-51 Mustang. Pesawat satu ini merupakan buatan Amerika Serikat yang mampu melangsungkan serangan secara mandiri dan tugas pengawalan terhadap pesawat pengebom.

Setelah puas dan lelah berkeliling museum, Anda bisa beristirahat dengan duduk santai di kursi kayu yang banyak tersebar di halaman museum. Bisa juga dengan menggelar tikar yang dibawa dan membuka bekal yang dibawa.

Lokasi dan Rute yang Dapat Ditempuh

Museum Dirgantara Mandala beralamat di Jalan Kolonel Sugiono, Kompleks Lapangan Udara Adi Sutjipto, Wonocatur, Yogyakarta. Meskipun letaknya sedikit tersembunyi, namun tidak sulit untuk menemukannya.

Rutenya dari fly over Janti menuju Ring Road Timur. Begitu sampai di depan SMA Angkasa kemudian belok ke kiri sejauh 200 meter.

Jika naik bus transjogja, maka Anda bisa turun di shelter Janti. Bagi yang membawa kendaraan pribadi, wajib lapor terhadap petugas keamanan dengan menunjukkan identitas.

Harga Tiket dan Fasilitas yang Tersedia

Untuk masuk ke museum, harga tiket yang harus dibayar sebesar Rp4.000,00 per orang. Jam bukanya dari hari Senin – Minggu, pukul 08:30 – 15:00 WIB. Jika ingin berpose ala penerbang, Anda harus membayar lagi Rp20.000,00 tambahan, termasuk untuk terbang menggunakan simulator pesawat P-51 Mustang, ada biaya yang harus dibayarkan lagi.

Demikian ulasan tentang wisata Museum Dirgantara Yogyakarta. Ingin ke sana namun terkendala kendaraan? Klik saja Jogja Rental Motor, maka kendaraan bisa diantar ke penginapan Anda.