Gunungapi Merapi, siapa yang tak mengenal gunung in? Banyak orang Indonesia yang mengenal Gunung Api yang masih aktif ini karena tokoh Mbah Marijan, seorang juru kunci Gunungapi Merapi. Terlebih setelah Gunungapi Merapi ini beberapa kali mengalami erupsi luar biasa dan menyebabkan wilayah di sekitarnya disapu lava dan wedus gembel darinya. Sekarang ini di kawasan Gunungapi Merapi telah berdiri bangunan kokoh bernama Museum Gunungapi Merapi lho. Penasaran bagaimana museum ini? Simak ulasan berikut.

Pendidikan Tentang Gunung Api di Museum Gunungapi Merapi Jogja

Umumnya museum tentu akan menampilkan pajangan berupa peninggalan perang, sejarah atau budaya dari suatu tempat dan kejadian di masa lampau. Dari museum-museum tersebut, banyak orang yang belajar tentang sejarah. Namun, berbeda dengan Museum Gunungapi Merapi, di sini Anda bisa belajar mengenai pendidikan dan pemahaman untuk antisipasi atas suatu bencana yang mungkin akan terjadi di masa depan.

Museum Gunungapi Merapi

Tak hanya sebagai pendidikan antisipasi, Museum Gunungapi Merapi juga bisa menjadi tempat berkembangnya ilmu kebencaan alam seperti gempa bumi, meletusnya gunung api dan lainnya. Sedikit sisi unik dari museum ini selain sebagai tempat belajar tentang bencana, bentuk bangunan museum juga cukup unik.

Bangunan Museum Gunungapi Merapi mirip dengan wisata Monumen Jogja Kembali atau biasa disebut dengan Monjali, lho. Bentuknya berupa kerucut seperti sebuah gunung yang kokoh berdiri. Berbeda dengan Monjali yang berlantai tiga dan berdiri karena ingin mengenang sejarah kembalinya Jogja menjadi Ibukota negara, Museum Gunungapi Merapi hanya memiliki dua lantai saja. Berdirinya pun karena ingin memberikan pemahaman yang baik kepada warga sekitar dan luar kota akan suatu bencana.

Menyusuri Koleksi Museum di Tiap Lantai

Lantai pertama di Musuem Gunungapi Merapi Jogja menawarkan pemandangan maket Gunung Merapi dengan ukuran masif. Sisi unik maket ini adalah mirip sekali dengan Gunung Api betulan. Pasalnya, maket tersebut bisa mengeluarkan asap dan bergemuruh seperti sebuah Gunung Api betulan. Di salah satu sisi maket ada tombol berupa tahun di mana Gunung Merapi meletus dan mengeluarkan isi perutnya.

Saat Anda menekan salah satu tombol yang ada tersebut, akan tampil sebuah simulasi melelehnya lava dan pengeluaran isi perut dari Gunung Merapi dengan diiringi nada musik jawa. Cukup unik, ya.

Di salah satu ruangannya, Museum Gunungapi Merapi menampilkan sebuah zona di mana keberadaan gunung api di dunia ini. Dokumentasi, informasi, alat peraga dan dua bahasa selalu melengkapi setiap alat yang ada di museum ini. Tak hanya zona gunung api, pengunjung juga bisa mendapat ilmu akan zona khusus yang membahas tentang Gunung Merapi.

Museum Gunungapi Merapi

Di zona khusus Gunung Merapi, pengunjung akan menerima ilmu baru tentang bagamana asal mula Merapi dan bagaimana pertumbuhan kubah Gunung Merapi bermula. Ada juga mitos-mitos yang menyertai Gunung Merapi dan pos-pos mana saja yang dimanfaatkan untuk mengintai dan mengamati Gununng Merapi. Pos-pos pengamatan ini ternyata sudah dibangun sejak masa penjajahan lho.

Lantai dua museum menyajikan pajangan alat peraga tentang tsunami, beberapa foto dokumentasi erupsi Gunung Merapi dari tahun 1930-2010. Selain itu, pengunjung akan diajak menonton adegan cara menyelamatkan diri dan keluarga saat Gunung Merapi meletus. Edukasi dari Museum Gunungapi Merapi ini sangat berguna sekali bagi warga di sekitar Gunung Merapi. Selain berguna sebagai ilmu pengetahuan dan cara menyelamatkan diri, juga berguna untuk meminimalisir adanya korban erupsi.

Lokasi dan Rute Ke Museum Gunungapi Merapi

Bagi Anda yang ingin mengunjungi museum dan belajar langsung tentang gunung api, silakan menuju ke Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Sleman. Tepatnya berada di lereng Gunung Merapi yang jaraknya cukup dekat dengan wisata Kaliurang Jogja. Hanya sekitar 5 kilometer saja.

Ikuti rute yang melewati Jalan Kaliurang untuk sampai ke Museum Gunungapi Merapi ini. Telusuri jalan tersebut sampai Anda menemukan Oasis Crisis Center. Nah, setelah ketemu, langsung saja belok ke arah kiri di mana Anda akan memasuki kawasan wisata Kaliurang Jogja. Tepat di sebelah kanan wisata Kaliurang, sekitar 5 km saja sudah ada Museum Gunungapi Merapi.

Harga Tiket Masuk, Jam Buka dan Fasilitas di Museum Gunungapi Merapi

Setiap pengunjung akan dikenakan biaya tiket masuk sebesar Rp3.000 per orang. Untuk menonton film tentang erupsi, harus membayar pula sebesar Rp5.000 saja. Museum Gunungapi Merapi hanya beroperasi mulai pukul 09.00 sampai 15.30 di hari Selasa-Minggu.

Fasilitas yang ada di sini cukup memadai. Ada toilet, warung makan dan tempat parkir serta taman bermain di luar halaman museum. Nah, itulah ulasan ringkas tentang Musuem Gunungapi Merapi . Bagi Anda yang ingin mengendarai motor ke wisata museum ini, tentu harus menggunakan motor yang keadaannya baik serta prima. Di Jogja Rental Motor, kami memiliki motor yang siap Anda sewa dengan keadaan yang terjamin baik dan prima. Harganya pun bersaing dan kami juga cukup terkenal. Buktikan sendiri layanan kami. Selamat berlibur!