Berwisata ke Yogyakarta rasanya kurang lengkap tanpa mengunjungi Museum Keraton Yogyakarta. Museum ini merupakan tempat untuk mengoleksi, menyimpan dan menjaga barang-barang peninggalan Keraton pada jaman dahulu yang memiliki nilai sejarah sebagai catatan dan jejak kesultanan Yogyakarta.

Museum Keraton Yogyakarta menyuguhkan nuansa adat istiadat Jawa dengan daya tarik utama Keraton Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Berdasarkan catatan sejarah, di masa pemerintahan Sultan Hamengkubuwono IX, keraton resmi dibuka agar masyarakat luas dapat menikmati suasana lingkungan keraton termasuk koleksi barang keraton yang ada di Museum tersebut. Museum Keraton Yogyakarta terdiri dari beberapa museum, seperti Museum Batik, Museum Kereta, Museum Lukisan dan juga Museum Sri Sultan Hamengkubuwono.

Museum Keraton Yogyakarta sebagai Peninggalan Sejarah

museum-keraton-yogyakartaDi Museum Keraton Yogyakarta, wisatawan akan sangat mudah untuk menyelami dan menyaksikan keagungan, kemegahan dan kewibawaan dari para raja dan keluarganya dalam silsilah kesultanan. Hal ini tercermin dari koleksi Museum Keraton berupa kristal, kereta, kain batik, lukisan Raden Saleh, gamelan pusaka, hingga koleksi pribadi Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Sejarah panjang kesultanan keraton Yogyakarta dari masa ke masa begitu kental terasa.

Uniknya lagi, wisatawan bisa merasakan suasana persis kehidupan lingkungan keraton jaman dahulu. Hal ini karena kehidupan lingkungan keraton memang tidak banyak perubahan. Keaslian dari benda-benda antik ini dijaga dengan baik.

Misalnya, di Museum Sri Sultan Hamengkubuwono IX terdapat koleksi barang-barang pribadi milik sultan berupa kamera, jam dan baju kesultanan tradisional untuk berbagai keperluan adat. Sementara itu banyak lukisan-lukisan peninggalan sejarah khususnya di Keraton yang terpajang rapi di Museum Lukisan. Di Museum Kereta juga tidak kalah unik, berbagai kereta kuda dipamerkan. Kereta kuda sebanyak 23 buah ini merupakan kereta kuda yang dipakai oleh raja dan keluarganya. Kereta kuda tersebut berasal dari pemberian negara-negara yang pernah menjajah Indonesia sebagai bentuk hadiah kepada kesultanan.

Abadikan Keseruannya dengan Berfoto

kereta-keraton-di-museum-keraton-yogyakartaBagai sayur tanpa garam, seperti itulah berwisata tanpa berfoto. Selain keunikan koleksi barang-barang antiknya, akan sangat disayangkan jika hanya dilihat dan tidak diabadikan dalam sebuah foto. Koleksi barang-barang antik yang terpajang bersih dan teratur akan menjadi koleksi foto pribadi yang mengesankan. Cukup dengan membayar ekstra tiket masuk sebesar Rp 1.000 jika wisatawan membawa kamera dan abadikan keseruannya dengan berfoto di Museum Keraton Yogyakarta.

Pagelaran Seni Kuno

Pada hari-hari tertentu banyak kegiatan pagelaran seni yang digelar di Museum Keraton Yogyakarta. Misalnya pagelaran seni wayang kulit, kerawitan, wayang orang atau pagelaran seni macapat. Biasanya pagelaran seni diselenggarakan pada hari Sabtu. Pagelaran seni kuno ini jarang sekali bisa ditemukan. Terlebih, pagelaran seni digelar dengan bahasa jawa khas keraton Yogyakarta.

Agar bisa menikmati pagelaran seni kuno ini, wisatawan sebaiknya memperhatikan waktu penyelenggaraannya. Pagelaran seni dilangsungkan di bangsal Sri Manganti sekitar pukul 10.00-12.00 waktu setempat. Persiapkan waktu berwisata supaya tidak tertinggal menyaksikan setiap pagelaran seni kunonya.

Lokasi dan Rute ke Museum Keraton Yogyakarta

Museum Keraton Yogyakarta berada dalam komplek Keraton Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat di tengah kota Jogyakarta, tepatnya di Jalan Rotowijayan Blok No. 1, Panembahan, Kraton, DIY. Untuk menuju ke sana wisatawan hanya perlu menemukan letak Keraton Yogyakarta.

Harga Tiket Masuk, Jam Buka dan Fasilitas

Museum buka setiap hari dari jam 08.30 s/d 14.00 waktu setempat. Untuk hari jumat terdapat pengecualian museum hanya buka sampai pukul 13.00 WIB. Harga tiket masuk untuk wisatawan lokal yaitu Rp 5.000 sedangkan untuk wisatawan asing sebesar Rp 13.000. Harga yang cukup terjangkau sebagai tempat wisata unik nan edukatif. Ditambah lagi, fasilitas parkir, toilet dan tempat ibadah tersedia dengan nyaman dan bersih.

Demikianlah ulasan tentang Museum Keraton Yogyakarta. Sangat disarankan untuk selalu berhati-hati terhadap barang koleksi dan perhatikan setiap instruksi di dalam museum agar keantikan barang-barang tetap terjaga dengan baik. Dan, penting juga untuk selalu menjaga kesopanan dan tingkah laku selama dalam komplek keraton Yogyakarta. Bila wisatawan membutuhkan sarana transportasi jangan khawatir, sewa saja motor di layanan Jogja Rental Motor.