Yogyakarta memang sangat identik dengan kebudayaan dan adat Jawa yang masih kental hingga saat ini. Ini terbukti dengan adanya upacara adat Jawa yang kerap kali diselenggarakan dan menjadi tontonan publik di wilayah Yogyakarta. Selain itu ada pula keraton Jogja dan museum yang menjadi tempat informasi dan referensi mengenai sejarah, adat dan kebudayaan Jawa. Museum itu bernama Museum Ullen Sentalu Yogyakarta.

Tak seperti kebanyakan museum yang menonjolkan sisi sejarah dan peninggalan dari perang, museum ini mengangkat tema sejarah dan kebudayaan serta ada Jawa untuk kembali diingat dan diambil nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Seperti apa sih museum Ullen Sentalu ini? Simak ulasan berikut.

Museum Ullen Sentalu Yogyakarta, Terbesar di Yogyakarta

Museum ini merupakan museum yang terbesar di Jogja. Apa yang unik di dalamnya tidak hanya dari tema museum, tetapi juga namanya sendiri pun unik. Ullen Sentalu ternyata tak hanya sebuah nama seperti yang diungkapkan oleh Shakespear. Di balik nama Ullen Sentalu ada sebuah makna yang dalam.

Ulating Blencong Sejatine Tataring Lumaku, kalimat ini merupakan asal dari nama Ullen Sentalu yang merupakan singkatan. Nyala lampu Blencong merupakan petunjuk bagi manusia saat dalam melangkah dan meniti kehidupan. Begitulah kira-kira makna yang begitu dalam dari museum di Sleman, Jogja ini.

Kalau ditengok dari sejarah berdirinya, museum Ullen Sentalu memang didirikan atas dasar prihatin akan kebudayaan bangsa Indonesia, utamanya budaya Jawa. Maka tak heran jika museum ini mengangkat tema dan banyak isinya tentang adat, budaya dan sejarah Jawa di masa lampau.

Berdiri tahun 1994, Museum Ullen Sentalu Yogyakarta memiliki ciri khas yang lain daripada museum sejenis. Ciri khasnya adalah pendirian museum yang berada di atas tanah lereng Gunung Merapi.

Belajar Sejarah dan Budaya Jawa di Museum Ullen Sentalu Yogyakarta

Jawa memang terkenal akan budaya dan kerajaan-kerajaan yang pernah berdiri megah dan berkuasa di zamannya. Seperti kerajaan Kediri, Mataram, Singosari, Demak, Majapahit dan Surakarta. Tak hanya itu, ada Pasunanan Sunda dan Kesultanan Yogyakarta.

Museum Ullen Sentalu Yogyakarta

Selama berabad-abad eksis dan berkuasa, kira-kira sekitar dua ribu tahun, tentu sebuah peradaban akan meninggalkan karya dan peninggalan untuk anak cucuk generasi masa depan. Di museum inilah sejarah, kebudayaan, seni dan adat Jawa diungkap dan diperlihatkan pada dunia. Seperti halnya warisan budaya tangible (bendawi) layaknya kitab kuno, serat, petuah, pengetahuan dan ramalan. Ada pula peninggalan berupa intangible yang tercakup dalam pengetahuan, gerak laku, ketrampilan, dan ekspresi yang turun-termurun.

Mengeksplor Budaya Jawa di Museum Ullen Sentalu

Ada beberapa ruangan di Museum Ullen Sentalu Yogyakarta. Di antaranya adalah ruang Selamat Datang. Ruang ini fungsinya untuk menyambut tamu yang datang. Pengunjung akan disambut dengan sejarah berdirinya museum, patung Dewi Sri dan koleksi lainnya.

Museum Ullen Sentalu Yogyakarta

Setelah puas di ruang Selamat Datang, pengunjung bisa menuju ke Ruang Seni dan Gamelan. Di sini, pengunjung disuguhi aneka ragam lukisan, benda hadiah dari Keraton Jogja berupa gamelan beserta perangkat-perangkatnya.

Ruang Guwa Sela Diri menyajikan keunikannya sendiri. Ruang ini berbeda dengan ruang lain karena lokasinya yang berada di bawah tanah. Dengan menampilkan karya tulis, manuskrip dan sejarah serta tokoh-tokoh yang ada di Dinasti Mataram di masa lalu.

Syair pun tak luput dari koleksi di museum Ullen Sentalu. Setidaknya, syair-syair yang berhasil dihimpun ada di ruang Syair. Banyak syair yang ditulis sahabat dan kerabat GRAj Koes Sapariyam yang berada di ruang ini.

Masih ada banyak ruangan yang siap Anda kunjungi di museum Ullen Sentalu. Ada Royal Room Ratu Mas, Ruang Batik Vorstendlanden, Ruang Batik Pesisiran, Ruang Putri Dambaan, Sasana Sekar Bawana dan lain-lain.

Lokasi dan Rute Menuju Museum Ullen Sentalu Yogyakarta

Lokasi museum berada di Jl. Boyong km 25, Desa Kaliurang Barat, Kecamatan Pakem, Sleman. Anda bisa melewati Jalan Kaliurang untuk menuju ke museum ini, sejuah kira-kira 18 kilometer saja.

Harga Tiket dan Fasilitas Museum Ullen Sentalu

Harga tiketnya, wisatawan domestik dewasa dikenakan biaya Rp40.000 dan anak-anak 5-16 tahun Rp20.000. Sedangkan wisatawan asing, untuk dewasa Rp60.000 dan anak-anak Rp40.000. Cukup mahal, ya.

Nah, demikianlah sedikit ulasan mengenai Museum Ullen Sentalu Yogyakarta. Jika Anda membutuhkan kendaraan untuk berwisata di museum ini, kami menawarkan jasa sewa motor di Jogja Rental Motor. Tak hanya berpengalaman, tapi kami juga profesional dan siap mengantarkan motor yang Anda pesan ke tempat Anda berada. Sekian dan selamat berlibur!