Meski memiliki “gunung”, daerah Gunungkidul tidak seperti daerah pegunungan lain yang identik dengan tanah berhumus dan temperatur yang membuat badan menggigil. Daerah satu ini dikenal tandus, terlebih saat kemarau. Tetapi siapa sangka, dibalik wajah tandus dan gersang itu tersimpan surga dalam perut buminya. Gua Kalisuci, namanya. Penasaran bagaimana ‘surga’ tersebut? Simak ulasan mengenai wisata Gua Kalisuci Yogyakarta berikut yuk!

Keindahan Dalam Perut Bumi di Gua Kalisuci Yogyakarta

Gua-Kalisuci

Gua Kalisuci merupakan gua karst yang memiliki sungai bawah tanah. Karst merupakan daerah yang terdiri atas batuan kapur yang berpori sehingga air di permukaan tanah selalu merembes dan menghilang ke dalam tanah.

Sebenarnya perintisan tempat ini sebagai tempat wisata telah dimulai sejak era orde baru, yakni sekitar tahun 1997. Pada saat itu dibangun tangga sebagai akses ke sungai bawah tanah. Sayangnya, keseriusan pemerintah pusat itu tidak dibarengi keseriusan pemerintah setempat untuk menjadikan Gua Kalisuci sebagai tempat wisata.  Akibatnya, tempat indah ini menjadi tidak terawat, dan justru digunakan oleh warga sekitar untuk keperluan sehari-hari, seperti mandi dan mencuci.

Namun sekarang, Gua Kalisuci telah dirawat dengan baik dan sangat cocok dijadikan tempat wisata untuk semakin dekat dengan alam. Gua Kalisuci kini menjadi objek wisata baru di Gunungkidul, Yogyakarta.

Tidak Semua Tempat di Dunia Memiliki ‘Kalisuci’

Sebenarnya, sejak tahun 1993 Gua Kalisuci Yogyakarta sudah diusulkan oleh International Union Speleology (IUS) menjadi salah satu warisan alam dunia. Menanggapi usul baik tersebut, pada tahun 2004 presiden RI ke-6 menetapkan kawasan Kalisuci sebagai kawasan ekokarts, dan wisatanya disebut sebagai wisata cave tubing. Hal ini patut membuat Indonesia berbangga, karena hanya ada tiga tempat di dunia untuk wisata cave tubing, yakni Kalisuci di Gunungkidul, Meksiko, dan Selandia Baru.

Tanah di daerah Gunungkidul merupakan tanah dengan batuan kapur yang sangat kering di musim kemarau. Beruntungnya, hal tersebut tidak membuat derasnya aliran sungai Kalisuci menyurut. Sungai yang mengalir di bawah gua menjadi salah satu tempat yang seru untuk berpetualang. Aliran sungai meliuk indah dengan warna biru kehijauan yang sangat kontras coklatnya tanah, tebing karst, serta daun-daun meranggas. Kombinasi semua itu menghasilkan mahakarya sangat menawan yang sayang untuk dilewatkan.

Wisata Cave Tubing yang Tidak Terlupakan

Gua-Kalisuci-yogyakarta

Apa itu wisata cave tubing? Wisata cave tubing merupakan wisata yang dilakukan dengan mengarungi sungai bawah tanah Gua Kalisuci. Petualangan ini memadukan aktivitas caving rafting (susur gua dan sungai).

Tidak ada petualangan tanpa persiapan. Maka wisata Gua Kalisuci Yogyakarta ini dimulai dengan mempersiapkan alat-alat keamanan, seperti helm, pelampung, dan pelindung badan. Usai siap, wisatawan diajak menuruni tangga menuju mulut Gua Kalisuci. Sebelum masuk, wisatawan diizinkan bermain air di depan Gua Kalisuci sembari mengabadikan momen.

Selanjutnya, wisatawan akan memasuki Gua Kalisuci yang memiliki aliran sungai ke perut bumi. Begitu sampai di lorong Gua Kalisuci, wisatawan akan disuguhkan stalagtit dan stalagmit yang menakjubkan.

Petualangan sebenarnya dimulai ketika memasuki relung Gua Kalisuci. Sinar matahari perlahan sirna, digantikan suasana remang bahkan gelap. Stalaktit di atap gua tidak berhenti meneteskan air. Tampak juga kelelawar yang bergelantungan di langit-langit gua, ikan besar berenang bebas di bawah kaki, dan laba-laba besar menempel di stalagmit.

Panjang lintasan menyusuri gua ini sekitar 700 meter, dengan melalui 3 sungai terbuka dan 2 gua, yang membutuhkan total waktu sekitar 2 jam. Estimasi waktu sudah termasuk waktu masuk dan keluar dengan tangga yang memiliki kemiringan cukup ekstrim, yakni hingga 45 derajat!

Lokasi dan Rute Menuju Gua Kalisuci

Gua Kalisuci berlokasi di  Desa Pacarejo, Semanu, Gunungkidul. Dari pusat kota Yogyakarta, berjarak sekitar 50 km ke arah tenggara. Sedangkan dari Wonosari hanya sekitar 9 km ke arah tenggara.

Rutenya, dari pusat kota ke arah Piyungan. Sampai di pertigaan Lanud TNI AU Gading lurus ke alun-alun Wonosari arah Baleharjo. Dari Jembatan Jirak ke kanan lalu Terminal Semanu, Sampai di pertigaan Lapangan Tri Wana Sakti ambil kanan, kemudian setelah ± 800 meter masuk pintu gerbang kawasan wisata Kalisuci yang ada di kanan jalan.

Harga Tiket dan Fasilitas Yang Tersedia

Untuk menikmati wisata Gua Kalisuci dikenakan biaya sebesar Rp70.000,00 per kepala, dan retribusi Rp5000,00. Fasilitas yang didapat adalah sewa peralatan (ban, helm, jaket pelampung, pengaman tubuh), asuransi, snack, kamar mandi, dan jasa pemandu.

Rekomendasi untuk Anda yang ingin menikmati wisata Gua Kalisuci Yogyakarta namun tidak memiliki kendaraan pribadi, klik saja Jogjarentalmotor.com dan kami siap menyewakan motor untuk Anda!